IPOSS - Indonesia Palm Oil Strategic Studies
  • Beranda
  • Struktur Organisasi
    Dewan PengawasPengurus dan Tim
  • Kegiatan
  • Opini Peneliti
  • Berita
  • Publikasi
    Outlook Industri SawitLaporan kuartalan dan tahunanPolicy Briefs and PapersRingkasan kebijakan dan kajianIPOSS InsightEdisi analisis berkalaJurnalPublikasi ilmiah
  • Tentang Kami
    ManifestoVisi dan MisiKerangka Kelembagaan

Tetap paham, tanpa kelelahan informasi.

IPOSS - Indonesia Palm Oil Strategic Studies

Indonesia Palm Oil Strategic Studies. Riset, advokasi, dan data industri kelapa sawit Indonesia.

Riset
Opini PenelitiIPOSS InsightJurnalOutlook Industri Sawit
Lembaga
ManifestoStruktur OrganisasiVisi dan MisiKegiatan
Jam Operasional

Senin sampai Jumat, 09:00 sampai 17:00 WIB, Jakarta

© 2026 IPOSS · Indonesia Palm Oil Strategic Studies
Struktur Organisasi

Dewan Pengawas

Dewan Pengawas IPOSS berperan memberikan arahan strategis, pengawasan, serta nasihat kebijakan untuk mendukung independensi dan kualitas kerja lembaga.

Daftar Anggota
  • Dr. Darmin Nasution, S.E., M.A.
  • Dr. Sofyan A. Djalil, S.H., M.A., M.A.L.D.
  • Drs. Yuri Octavian Thamrin, M.A.
Dr. Darmin Nasution, S.E., M.A.
Dewan Pengawas

Dr. Darmin Nasution, S.E., M.A.

Ketua Dewan Pengawas

Pernah menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Indonesia pada Kabinet Kerja, sejak 12 Agustus 2015 hingga 20 Oktober 2019. Sebelumnya, beliau menjabat sebagai Gubernur Bank Indonesia periode 2010 hingga 2013.

Beliau juga pernah menjabat sebagai Ketua Bapepam dan Lembaga Keuangan pada tahun 2005 hingga 2006, serta Direktur Jenderal Pajak pada tahun 2006 hingga 2009.

Beliau lulus dengan gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Indonesia pada tahun 1976, dan memperoleh gelar Master serta Doktor pada jurusan yang sama dari Universitas Paris, Perancis, pada tahun 1986.

Dr. Sofyan A. Djalil, S.H., M.A., M.A.L.D.
Dewan Pengawas

Dr. Sofyan A. Djalil, S.H., M.A., M.A.L.D.

Anggota Dewan Pengawas

Memiliki beragam pengalaman baik di sektor publik maupun swasta. Beliau menjabat sebagai Menteri Kabinet Indonesia selama 13 tahun di bawah dua Presiden yang berbeda.

Di bawah Presiden Joko Widodo, beliau pernah menjabat sebagai Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (2016 hingga 2022), Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas (2015 hingga 2016), dan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (2014 hingga 2015). Pada masa jabatan pertama Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, beliau menjabat sebagai Menteri Komunikasi dan Informatika (2004 hingga 2007) dan Menteri Badan Usaha Milik Negara (2007 hingga 2009).

Di dunia usaha, beliau juga memiliki pengalaman yang luas, pernah menjabat sebagai Ketua (non-eksekutif), Anggota Dewan, dan Penasihat di sejumlah perusahaan, Badan Usaha Milik Negara, serta perusahaan lokal dan multinasional.

Beliau memperoleh gelar Ph.D. di bidang Hukum dan Kebijakan Pasar Modal dari Fletcher School of Law and Diplomacy, Tufts University (1993), setelah menyelesaikan Master of Arts in Law and Diplomacy (MALD, 1991) dan Master of Arts bidang Kebijakan Publik dari universitas yang sama pada tahun 1989. Gelar Sarjana Hukum diperolehnya dari Universitas Indonesia pada tahun 1984.

Drs. Yuri Octavian Thamrin, M.A.
Dewan Pengawas

Drs. Yuri Octavian Thamrin, M.A.

Anggota Dewan Pengawas

Merupakan diplomat senior Indonesia dengan pengalaman lebih dari 30 tahun mewakili negaranya, baik dalam diplomasi bilateral maupun multilateral.

Beliau ditunjuk sebagai Duta Besar Indonesia untuk Inggris, Irlandia, dan International Maritime Organization (IMO) pada tahun 2008 hingga 2011, serta untuk Belgia, Luksemburg, dan Uni Eropa pada tahun 2016 hingga 2020.

Beliau juga pernah menjabat sebagai Direktur Jenderal Asia, Pasifik, dan Afrika pada tahun 2011 hingga 2016, serta Juru Bicara Kementerian Luar Negeri pada tahun 2006 hingga 2008.