Indonesia Palm Oil Strategic Studies (IPOSS) di tanggal 29 November ini genap berusia dua tahun. Jajaran pengurus, kepala divisi, serta staf IPOSS merayakannya dengan acara potong tumpeng. Prosesi tasyakuran milad lembaga riset independen ini berlangsung sederhana namun khidmat, hangat, dan akrab. Keluarga besar IPOSS menikmati hidangan nasi tumpeng dengan aneka macam lauk dan kudapan khas nusantara.
Tumpeng yang berbentuk kerucut merupakan simbol kedekatan dengan Tuhan dan kebijaksanaan, sedangkan nasi yang berwarna kuning mengandung makna keberkahan dan kesejahteraan. Sebagaimana IPOSS yang diharapkan dapat mengawal kebijakan-kebijakan yang adil serta berdampak kemakmuran untuk semua.
Pengurus IPOSS, Nanang Hendarsah mengungkapkan lembaga riset yang baru berusia dua tahun ini bagaikan seorang balita yang sedang belajar berjalan untuk segera berlari kencang. Menurutnya selama dua tahun pertama IPOSS berfokus pada penguatan pondasi atas pilar-pilar utama yaitu: riset, komunikasi, kolaborasi, dan advokasi kebijakan.
Nanang berharap kedepan kelembagaan IPOSS semakin kuat, terus berkembang, menghasilkan riset-riset berkualitas yang berguna bukan hanya bagi industri tetapi juga bagi perekenomian nasional dan masyarakat. Kolaborasi-kolaborasi yang telah dilakukan IPOSS seperti terkait dengan Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) dan used cooking oil (UCO) juga diharapkan dapat memberikan dampak yang signifikan.
Selamat ulang tahun IPOSS!
[gallery columns="2" size="medium" ids="3792,3793,3794,3795,3796,3797"]