Pengurus IPOSS, M. Rumi Djalil, bersama Divisi Komunikasi IPOSS bertemu dengan Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Kementerian Luar Negeri, Mohammad Kurniadi Koba, di kantornya kawasan Senayan, Jaksel (16/5/2024).
M. Rumi menyampaikan kemungkinan kerjasama antara IPOSS dan Pusdiklat antara lain dapat dalam bentuk dukungan narasumber ahli untuk bidang industri kelapa sawit serta bahan ajarnya bagi para diplomat yang sedang menjalani pelatihan. Ditekankan, IPOSS memiliki perhatian yang cukup dalam pencerahan para diplomat, khususnya terkait isu-isu sawit yang kerap dihadapi Indonesia.
Kepala Pusdiklat menyambut baik kunjungan IPOSS, serta menilai bahwa pengetahuan mendalam terkait isu seputar sawit merupakan sesuatu yang krusial. Para diplomat perlu pemahaman yang lebih komprehensif lagi agar dapat semakin optimal menjalankan misinya. Proposal IPOSS akan dibicarakan terlebih dahulu dengan para direktur sekolah diplomat untuk dicarikan waktu yang tepat untuk pengajaran tentang sawit.
Diharapkan oleh kedua belah pihak, program kerjasama IPOSS-Pusdiklat dapat terealisasi pada batch Sekolah Staf Dinas Luar Negeri (Sesdilu) dan Sekolah Staf dan Pimpinan Luar Negeri (Sesparlu) sebelum akhir tahun ini. Sementara, untuk level Sekolah Dinas Luar Negeri (Sekdilu) pada awal 2025.
[gallery columns="2" size="medium" ids="3557,3558,3559,3560,3561"]