
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya penggunaan Robotic Digital Twins (RDT) dalam smart manufacturing yang menuntut sinkronisasi real-time antara sistem fisik dan digital. Studi ini bertujuan mengidentifikasi tantangan utama serta solusi teknis terkait kesenjangan sinkronisasi tersebut. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) berbasis PRISMA terhadap 43 publikasi terkini. Hasil menunjukkan enam kendala utama, termasuk latensi, inkonsistensi data, dan masalah interoperabilitas, yang memengaruhi akurasi dan keandalan sistem. Berbagai solusi seperti time-sensitive networking, edge computing, dan kontrol prediktif berbasis AI terbukti efektif meningkatkan sinkronisasi. Implikasi kebijakan menekankan pentingnya standarisasi sistem, integrasi teknologi, dan pengembangan arsitektur terpadu guna mendukung efisiensi, ketahanan, dan keberlanjutan industri manufaktur cerdas.